Edukasi

Meneguhkan Marhaenisme di Era Digital: GMNI Lombok Timur Gelar PPAB dan Resmikan Sekretariat Baru

Lombok Timur, Fokus NTB — Di tengah derasnya arus digitalisasi dan perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin memengaruhi kehidupan sosial dan politik, tantangan kebangsaan bagi generasi muda kian kompleks. Merespons situasi tersebut, Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Lombok Timur menggelar Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) yang dirangkaikan dengan peresmian Sekretariat DPC GMNI Lombok Timur pada 3–4 Januari 2026.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini tidak hanya dimaknai sebagai agenda rutin organisasi, melainkan sebagai upaya strategis memperkuat kaderisasi ideologis sekaligus konsolidasi organisasi mahasiswa nasionalis di tingkat daerah.

PPAB merupakan tahapan awal kaderisasi GMNI yang bertujuan merekrut serta membentuk kader baru agar memiliki kesadaran ideologis, keberpihakan kepada kaum marhaen, dan semangat nasionalisme yang relevan dengan tantangan era Society 5.0. Peserta PPAB berasal dari berbagai perguruan tinggi di Lombok Timur dan mengikuti rangkaian kegiatan berupa pemaparan materi ideologis, diskusi, serta penguatan nilai-nilai dasar GMNI yang berlandaskan Marhaenisme ajaran Bung Karno.

Ketua DPC GMNI Lombok Timur, Sarinah Ainun Samidah, menegaskan bahwa kaderisasi ideologis merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan dan arah perjuangan organisasi.

“PPAB ini merupakan bentuk perekrutan kader baru dengan tujuan membentuk kader GMNI yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai Marhaenisme dan nasionalisme dalam menjawab tantangan zaman, khususnya di era 5.0,” kata Ainun, Minggu, Minggu (4/1/2025).

Menurut dia, mahasiswa sebagai agen perubahan sosial dituntut tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki keteguhan nilai agar tidak kehilangan orientasi kebangsaan.

Selain pelaksanaan PPAB, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peresmian Sekretariat DPC GMNI Lombok Timur. Sekretariat tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas organisasi, ruang konsolidasi, serta ruang dialektika dan pengembangan intelektual kader GMNI di Lombok Timur.

Peresmian sekretariat ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua DPC GMNI Lombok Timur, Sarinah Ainun Samidah, dan disaksikan oleh peserta PPAB serta para tamu undangan. Momentum ini menjadi simbol dimulainya pemanfaatan sekretariat sebagai rumah bersama kader GMNI Lombok Timur.

“Sekretariat ini kami maksudkan sebagai pusat aktivitas organisasi DPC GMNI Lombok Timur, ruang dialektika, dan ruang intelektual kader,” ujar Sarinah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala KESBANGPOLDAGRI Kab. Lombok Timur, Kabid Pemberdayaan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok Timur, serta Kasat Intelkam Polres Lombok Timur. Kehadiran unsur pemerintah daerah dan kepolisian menunjukkan perhatian terhadap peran organisasi mahasiswa dalam penguatan nilai kebangsaan dan stabilitas sosial.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Kepala Kesbangpoldagri Lombok Timur menekankan pentingnya penanaman nasionalisme di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan AI.

“Sebagai seorang kader, tanamkanlah nilai-nilai nasionalisme yang sesuai dengan tantangan zaman digitalisasi dan perkembangan kecerdasan buatan. Selain itu, kader juga harus mampu mengantisipasi masuknya ajaran ideologi-ideologi yang dapat merusak dan menghancurkan bangsa ini di kemudian hari,” ujarnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan keteguhan ideologi dan karakter kebangsaan, terutama di kalangan generasi muda.

Melalui pelaksanaan PPAB dan peresmian sekretariat ini, DPC GMNI Lombok Timur berharap dapat melahirkan kader-kader yang tidak hanya adaptif terhadap perubahan zaman, tetapi juga kritis, berintegritas, dan konsisten memperjuangkan nilai-nilai Marhaenisme serta nasionalisme. Sekretariat baru diharapkan menjadi pusat lahirnya gagasan-gagasan intelektual dan gerakan mahasiswa yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Related Articles

Back to top button