
LOMBOK UTARA, Fokus NTB – Tim Studi Independen Anggur Laut sukses menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi mengenai pemanfaatan anggur laut (Caulerpa lentillifera) di Desa Medana, Kabupaten Lombok Utara (9/10). Fokus utama kegiatan ini adalah memperkenalkan potensi biota laut tersebut sebagai bahan alami yang berkhasiat mencegah penuaan dini (anti-aging).
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi Desa Medana yang memiliki kekayaan sumber daya pesisir yang melimpah, namun pemanfaatannya belum maksimal. Selama ini, anggur laut belum banyak dilirik sebagai komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi maupun manfaat kesehatan yang spesifik.

Tim pelaksana berupaya mengubah perspektif tersebut dengan menonjolkan anggur laut tidak hanya sebagai sumber pangan bergizi tinggi, tetapi juga sebagai produk pangan fungsional yang bermanfaat bagi perawatan kulit dan kesehatan tubuh.
Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan metode ceramah interaktif yang menarik antusiasme warga. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan habitat alami, teknik budidaya sederhana yang bisa diterapkan warga, hingga bedah kandungan gizi anggur laut. Sesi diskusi berjalan aktif, di mana peserta banyak menggali informasi mengenai peluang pengembangan komoditas ini di wilayah pesisir mereka.

Guna memberikan gambaran nyata mengenai pengolahan pasca-panen, tim juga menggelar demonstrasi pembuatan produk olahan pangan. Dalam sesi ini, anggur laut diolah menjadi puding yang lezat dan sehat. Demonstrasi ini bertujuan membuktikan bahwa anggur laut dapat diubah menjadi produk kuliner yang mudah dibuat, disukai berbagai kalangan, dan memiliki nilai jual komersial.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Tim Studi Independen berharap masyarakat Desa Medana semakin peka terhadap potensi lokal yang mereka miliki. Ke depannya, anggur laut diharapkan dapat menjadi salah satu komoditas unggulan yang tidak hanya mendukung kesehatan masyarakat, tetapi juga membuka pintu pemberdayaan ekonomi baru bagi warga pesisir Kabupaten Lombok Utara.


