EdukasiKesehatan

Tim Studi Independen BSC Laksanakan Edukasi Manajemen Stres bagi Apoteker dan Tenaga Kefarmasian di RSUD Patut Patuh Patju

Lombok Barat, Fokus NTB – Tim Studi Independen BSC Program Studi Farmasi Universitas Mataram melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi peningkatan manajemen stres melalui penguatan komunikasi efektif dan penerapan work-life balance bagi apoteker dan tenaga kefarmasian di RSUD Patut Patuh Patju, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (15/11).

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tuntutan kerja tenaga kefarmasian yang berpotensi menimbulkan stres kerja, menurunkan kepuasan kerja, serta berdampak pada kinerja pelayanan kefarmasian. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman tenaga kefarmasian mengenai pentingnya pengelolaan stres kerja dalam mendukung peningkatan kinerja Instalasi Farmasi Rumah Sakit.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pembukaan acara, dilanjutkan dengan pengisian pretest untuk mengukur tingkat pengetahuan awal peserta terkait manajemen stres, komunikasi efektif, dan work-life balance.

Selanjutnya penyampaian materi edukasi yang membahas konsep stres kerja, faktor penyebab stres, peran komunikasi efektif dalam menurunkan tekanan kerja, serta pentingnya keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi relaksasi melalui pemutaran video motivasi dan relaksasi singkat yang bertujuan membantu peserta mengurangi ketegangan, meningkatkan kenyamanan, serta mempersiapkan kondisi psikologis sebelum mengikuti rangkaian kegiatan selanjutnya.

Sebagai bentuk evaluasi kegiatan, peserta diminta mengisi posttest setelah penyampaian materi selesai. Hasil pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan, yang mengindikasikan bahwa kegiatan edukasi berjalan secara efektif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan apoteker dan tenaga kefarmasian di Instalasi Farmasi RSUD Patut Patuh Patju mampu mengelola stres kerja secara lebih adaptif, meningkatkan kenyamanan kerja, serta mendukung peningkatan kinerja dan mutu pelayanan kefarmasian di rumah sakit.

Related Articles

Back to top button