
Lombok Tengah, Fokus NTB – Tim PKM-RE Farmasi Universitas Mataram berhasil menyelenggarakan kegiatan
Pengabdian Kepada Masyarakat bertema “Edukasi Pencegahan Hipertensi, Aterosklerosis, dan Penuaan Dini Berbasis Gaya Hidup Sehat dan Pemanfaatan Bahan
Alam” di Desa Murbaya, Lombok Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan di
Kantor Desa Murbaya pada Selasa (23/12/2025) dan diikuti oleh masyarakat desa yang terdiri dari perangkat desa, ibu rumah tangga, dan remaja.
Kegiatan pengabdian ini berangkat dari fenomena tingginya angka kasus hipertensi dan penyakit kardiovaskular di Nusa Tenggara Barat yang menjadi salah satu penyebab utama kematian masyarakat usia produktif. Selain itu, tingginya paparan sinar matahari
dan pola hidup masyarakat yang kurang memperhatikan kesehatan kulit turut
mendorong terjadinya penuaan dini. Kondisi tersebut perlu ditangani melalui edukasi kesehatan dan pencegahan berbasis perilaku hidup sehat.
Melalui kegiatan ini, Tim PKM-RE Farmasi UNRAM berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya hipertensi dan aterosklerosis serta cara menjaga kesehatan pembuluh darah sejak usia muda. Materi yang disampaikan juga
mencakup informasi mengenai faktor penyebab penuaan dini dan cara pencegahannya melalui penggunaan tabir surya dan produk berbahan alam. Kegiatan disampaikan dengan metode ceramah interaktif melalui presentasi power point yang dilanjutkan diskusi dan tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait cara memeriksa tekanan darah secara mandiri, mengenali gejala awal hipertensi, serta cara merawat kulit akibat paparan sinar matahari.
Sebagai penguatan materi, Tim PKM-RE memperkenalkan pemanfaatan rumput laut cokelat jenis Sargassum cristaefolium yang banyak ditemukan di pesisir Lombok sebagai alternatif bahan alam yang memiliki kandungan antioksidan dan dapat digunakan sebagai masker wajah alami. Pemanfaatan bahan alam lokal ini diharapkan dapat menjadi solusi sederhana dan terjangkau bagi masyarakat untuk menjaga
kesehatan kulit sekaligus meningkatkan nilai ekonomi potensi lokal apabila dikembangkan lebih lanjut.

Pelaksanaan kegiatan berjalan kondusif dengan rangkaian acara meliputi briefing panitia, registrasi peserta, sambutan dosen pembimbing dan Kepala Desa Murbaya, sesi
pre-test, penyampaian materi edukasi, diskusi interaktif, post-test, dan pembagian doorprize sebagai bentuk apresiasi bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan
dengan benar.
Tim berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat Desa Murbaya untuk menerapkan pola hidup sehat serta memanfaatkan potensi bahan alam sebagai alternatif perawatan kesehatan. Kedepannya, kegiatan edukasi kesehatan dapat terus dilakukan sebagai bentuk keberlanjutan program dan pemberdayaan masyarakat.


