Mahasiswa KKN Universitas Mataram Edukasi Siswa SDN Wajageseng tentang Anti Bullying dan Bijak Bermedia Sosial

Lombok Tengah, Fokus NTB – Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram Desa Wajageseng, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Stop Bullying dan Bijak Bergadget” di SDN Wajageseng, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN Universitas Mataram dalam mendukung pendidikan karakter di lingkungan sekolah yang bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya perundungan (bullying) dan pentingnya menggunakan gadget secara sehat.
Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, anak-anak perlu dibekali pengetahuan tentang dampak negatif dari penggunaan gadget yang berlebihan. Oleh karena itu, mahasiswa KKN UNRAM menjadikan sosialisaasi ini sebagai wadah untuk berbagi ilmu dengan menghadirkan narasumber langsung dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram, yakni Hendra Abadi Putra yang didampingi rekannya, Dinda.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Sekolah SDN Wajageseng, Muhammad Nuh. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Universitas Mataram dan LPA Mataram dalam memberikan edukasi karakter kepada siswa.
“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN UNRAM. Sosialisasi ini membantu sekolah dalam membentuk karakter siswa agar lebih santun, saling menghargai, serta bijak menggunakan teknologi,” ungkap Muhammad Nuh.
Ketua KKN Universitas Mataram, M. Farid Rifqhi, juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memberi dampak jangka panjang bagi siswa SDN Wajageseng. Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, dan LPA Mataram menjadi langkah penting dalam mendukung pendidikan karakter, khususnya di wilayah Desa Wajageseng, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah.
Dalam penyampaian materi, Hendra menjelaskan tentang bahaya yang dapat ditimbulkan dari perundungan serta memaparkan berbagai jenis dari bullying itu sendiri seperti bullying verbal, fisik, mental, sosial, dan cyberbullying. Hendra juga memaparkan langkah-langkah yang dapat diambil apabila menjadi korban dari perundungan sekaligus memberikan motivasi kepada anak-anak agar tidak takut untuk melaporkan kasus bullying.
“Bullying bisa membuat anak kehilangan kepercayaan diri, takut ke sekolah, bahkan berdampak pada prestasi. Karena itu, anak-anak harus berani berkata tidak dan melapor kepada guru atau orang tua,” jelas Hendra Abadi Putra.
Selain itu, Hendra juga menjelaskan materi mengenai bijak bermedia sosial agar siswa dapat menggunakan gadget dengan baik dan memanfaatkan gadget sebagai sarana belajar, bukan sekadar hiburan. Para siswa diarahkan untuk membatasi waktu bermain gadget, menghindari konten negatif, serta menjaga etika saat berkomunikasi di dunia maya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan arahan dari pemateri, dimana siswa tidak hanya menyimak materi, tetapi juga aktif bertanya dan berani menjawab pertanyaan yang diberikan sekaligus berbagi pengalaman seputar pergaulan di sekolah serta penggunaan gadget di rumah. Suasana semakin semarak saat mahasiswa KKN UNRAM menghadirkan kuis berhadiah yang mendorong siswa lebih antusias dan berani untuk berbicara di depan banyak orang, yang dimana hal ini sekaligus membantu siswa untuk meningkatkan skill public speaking.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Mataram berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, bebas bullying, serta mendukung penggunaan teknologi secara sehat di SDN Wajageseng. (Tim KKN Universitas Mataram Desa Wajageseng: Farid, Elsa, Lia, Triana, Rista, Eja, Ansori, Sahrul, Delima, Dwi, Hikmawati).


