
Lombok Timur, Fokus NTB – Desa Ketangga merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur, dengan mayoritas penduduknya beraktivitas di sektor pertanian dan kehidupan sosial masyarakat yang masih kental dengan semangat gotong royong. Desa ini juga memiliki potensi sumber daya manusia, khususnya generasi muda, yang terus didorong untuk berperan aktif dalam kegiatan kreatif dan produktif.
Sebagai bentuk kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat desa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram (Unram) menggelar pelatihan pembuatan kerajinan dari sampah berbasis resin yang ditujukan kepada pemuda dan pemudi Desa Ketangga. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis sore (22/1/2026).
Pelatihan yang berlangsung pada sore hari tersebut diikuti dengan antusias oleh para pemuda-pemudi setempat. Dalam kegiatan ini, peserta dilatih untuk membuat berbagai produk kerajinan, seperti asbak, gantungan kunci, dan sisir, dengan memanfaatkan sampah anorganik yang dipadukan dengan resin.

Untuk menunjang kelancaran kegiatan, mahasiswa KKN PMD Unram telah menyiapkan bahan baku berupa sampah yang telah dipilah, dibersihkan, dan dicacah beberapa hari sebelum pelatihan. Proses pemilahan dan pembersihan sampah tersebut dilakukan oleh mahasiswa KKN agar bahan yang digunakan lebih aman dan siap diolah saat kegiatan berlangsung.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan pendampingan langsung mulai dari teknik pencampuran resin, proses pencetakan, hingga tahap finishing. Selain keterampilan teknis, peserta juga diberikan pemahaman mengenai potensi pengembangan kerajinan berbasis sampah sebagai peluang usaha kreatif bagi pemuda desa.
Ketua Tim KKN PMD Unram Desa Ketangga, Arga, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan mengajak pemuda dan pemudi desa untuk lebih kreatif dalam mengolah sampah plastik. “Kami ingin nunjukin kalau sampah plastik itu nggak cuma dibuang, tapi bisa diolah jadi kerajinan yang menarik dan punya nilai jual. Harapannya, kegiatan ini bisa terus dikembangkan, jadi usaha kecil, sekaligus bantu jaga kebersihan lingkungan Desa Ketangga,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN PMD Unram berharap pemuda dan pemudi Desa Ketangga dapat meningkatkan kreativitas, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, serta berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang inovatif dan berkelanjutan

