
Lombok Barat, Fokus NTB — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PMD Universitas Mataram melaksanakan salah satu program kerja bertajuk Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Digitalisasi UMKM pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Desa Kuranji Dalang dengan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang pengolahan hasil perikanan.
Program kerja tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Barat dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat pesisir berbasis potensi lokal. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang (Kabid) Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Barat sebagai wujud dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan UMKM sektor perikanan.
Kegiatan difokuskan pada pendampingan terhadap 10–15 pelaku utama pengolahan ikan melalui praktik langsung pembuatan bakso ikan sebagai salah satu produk olahan bernilai tambah. Rangkaian kegiatan meliputi pengolahan bahan baku ikan segar, proses pencetakan bakso, hingga pengemasan produk menggunakan metode vacuum sealer guna menjaga mutu, kebersihan, serta memperpanjang daya simpan produk.

Selain aspek produksi, mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram juga memberikan pendampingan terkait desain kemasan produk serta pengenalan pemasaran digital sederhana sebagai bagian dari strategi pengembangan UMKM pesisir. Pendampingan ini diarahkan untuk meningkatkan daya saing produk, memperkuat identitas usaha, serta memperluas jangkauan pemasaran secara berkelanjutan.
Kepala Bidang Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Barat menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat. Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat Desa Kuranji Dalang, khususnya dalam pengolahan ikan, merupakan peluang strategis dalam mendorong diversifikasi usaha berbasis potensi pesisir. Menurutnya, pada musim pancaroba ketika nelayan tidak dapat melaut, pengembangan usaha pengolahan hasil perikanan dapat menjadi alternatif sumber penghidupan bagi masyarakat. “Melalui diversifikasi usaha, diharapkan masyarakat tetap dapat berwirausaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Tanggapan positif juga disampaikan oleh salah satu pelaku utama UMKM pengolahan ikan, Ibu Roh. Ia menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKN memberikan motivasi bagi masyarakat pesisir untuk mulai mengembangkan usaha pengolahan ikan. Menurutnya, pengolahan ikan menjadi produk frozen food seperti bakso ikan membuka peluang usaha baru yang berpotensi dikembangkan. “Saya merasa termotivasi dengan agenda yang dilaksanakan mahasiswa KKN. Ke depan, saya berharap dapat memulai dan menambah variasi usaha pengolahan ikan, khususnya produk bakso ikan,” ungkapnya.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai wujud komitmen kolaboratif antara mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram, pelaku UMKM, pemerintah desa, serta Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Barat dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat pesisir di Desa Kuranji Dalang.



