
Lombok Barat, Fokus NTB – Kantor Desa Bengkaung menjadi lokasi kegiatan edukasi kesehatan yang diinisiasi oleh Tim Studi Independen Ashitaba pada Jumat (12/9/2025). Mengangkat topik krusial bertajuk “Cerdas Memilih Produk Perawatan Kulit: WASPADA PRODUK BAHAYA”, acara ini berlangsung intensif selama dua jam, mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WITA.
Kegiatan ini sukses menarik perhatian 28 peserta yang didominasi oleh kader PKK serta masyarakat setempat. Hadir secara langsung untuk membuka acara, Kepala Desa Bengkaung, Bapak H. Faizul Bayani, M.Pd, memberikan apresiasi tinggi. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa literasi mengenai produk kecantikan sangat penting agar warga tidak menjadi korban produk ilegal yang merugikan kesehatan.
Rangkaian acara diawali dengan sesi pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta. Selanjutnya, dua perwakilan Tim Ashitaba, Muhammad Zaidan Pramudya dan Anisa Sasvania, mengambil alih panggung untuk memaparkan materi. Keduanya secara lugas mengupas tuntas ciri-ciri kosmetik berbahaya, tips memilih skincare yang aman, serta mengenalkan khasiat tanaman Ashitaba sebagai solusi herbal ampuh untuk mengatasi jerawat.

Diskusi berjalan dua arah dan sangat dinamis. Banyak peserta yang aktif melontarkan pertanyaan, terutama mengenai cara membedakan krim bermerkuri, tips alami merawat wajah agar bebas jerawat, tanaman apa saja yang dapat digunakan, dan bagaiamana cara mengolah tanaman tersebut hingga dapat digunakan sebagai perawatan.
Salah satu warga mengungkapkan kepuasannya setelah mengikuti acara ini, “Penjelasannya sangat bermanfaat, sekarang saya jadi lebih waspada dan tahu cara alami merawat wajah tanpa takut efek samping.”
Sebagai penutup, panitia membagikan doorprize bagi peserta yang aktif serta melakukan post-test guna melihat peningkatan pemahaman warga. Tim Ashitaba berharap, langkah kecil ini mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat Desa Bengkaung untuk lebih bijak dalam merawat diri dan memanfaatkan potensi alam sekitar. (Muhammad Zaidan Pramudya)


