Sosial

KORASA Hadir di Aceh Tamiang, Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana

Aceh, Fokus NTB – Komunitas Remaja Sehat Sumbawa (KORASA) turut berkontribusi dalam upaya pemulihan psikososial anak-anak korban bencana di Kabupaten Aceh Tamiang pada Sabtu (07/26). Kegiatan difokuskan pada trauma healing bagi sekitar 150 anak yang berada di tiga sekolah darurat di Desa Babo, Aceh Tamiang.

Dalam kegiatan tersebut, KORASA diwakili langsung oleh dua pengurus inti, yakni Fayha Haniya Fahri Hamzah selaku Ketua Umum dan Keneisha Hayu Nugroho selaku Sekretaris Umum. Keduanya hadir bersama sepupu mereka yang sebelumnya telah beberapa kali terlibat dalam kegiatan bakti sosial di wilayah Aceh Tamiang.

Trauma healing dilakukan melalui berbagai aktivitas ramah anak, seperti permainan edukatif, kegiatan bercerita, serta interaksi sosial yang bertujuan membantu anak-anak mengelola rasa takut dan cemas pascabencana, sekaligus menumbuhkan kembali rasa aman dan kebersamaan.

“Kami difokuskan untuk mendampingi adik-adik di sekolah darurat melalui kegiatan sederhana seperti bermain, bercerita, dan mendengarkan mereka. Tujuannya agar anak-anak tidak merasa sendirian setelah mengalami kejadian traumatis,” ujar Fayha Haniya Fahri Hamzah.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama relawan dari Sahakarya dan Sekolah Namira, dua organisasi yang telah aktif melakukan pendampingan sejak minggu pertama pascabencana di wilayah Sumatra. Kedua organisasi tersebut juga telah menyediakan berbagai fasilitas pendukung bagi sekolah darurat di Desa Babo, lokasi utama fokus kegiatan para relawan kali ini.

Senada dengan itu, Dr. dr. Farida Briani Sobri, SpB, Subsp. Onk(K) selaku Pembina KORASA menyampaikan bahwa keterlibatan komunitas remaja dalam kegiatan kemanusiaan memiliki nilai strategis, terutama dalam pemulihan psikologis anak-anak pascabencana.

“Kegiatan seperti ini mungkin terlihat sederhana, tetapi dampaknya besar bagi anak-anak. Pemulihan pascabencana, khususnya bagi anak, adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Komunitas Remaja Sehat Sumbawa berharap semakin banyak komunitas serupa yang tergerak untuk turun tangan, karena pemulihan psikososial anak-anak korban bencana merupakan bagian penting dari proses bangkit pascabencana.

Related Articles

Back to top button