Edukasi

Mahasiswa KKN PMD UNRAM: Olah Limbah Air Kelapa Jadi Kecap di Desa Anggaraksa

Lombok Timur, Fokus NTB – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan sosialisasi dan praktik pembuatan kecap dari limbah air kelapa di kantor Desa Anggaraksa, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (21/1/2026) yang dihadiri oleh ibu-ibu kader dari lima kewilayahan serta staf desa Anggaraksa.

Program tersebut dilatarbelakangi oleh banyaknya limbah air kelapa yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan cenderung terbuang. Padahal, air kelapa tua memiliki potensi untuk diolah menjadi produk pangan bernilai ekonomis, salah satunya kecap.

Ketua KKN desa Anggaraksa, Ahmad Junaedi, menjelaskan bahwa inovasi tersebut menjadi salah satu solusi alternatif dari pembuangan limbah air kelapa yang tidak dimanfaatkan oleh masyarakat dan sering dibuang sehingga menyebabkan bau yang tidak sedap.

“Kami menginovasikan limbah air kelapa menjadi kecap karena berdasarkan hasil survei awal, kami menemukan bahwa air kelapa tua di Desa Anggaraksa belum dimanfaatkan oleh masyarakat dan cenderung terbuang. Padahal, bahan tersebut memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk kebutuhan primer yang bernilai ekonomis,” ujar Ahmad Junaedi.

Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa KKN memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat air kelapa, bahan dan alat yang digunakan dalam pengolahan kecap, serta peluang usaha yang dapat dikembangkan dari produk tersebut.

Produk kecap air kelapa ini pun mendapat respons positif dari ibu-ibu kader. Salah satu ibu kader menilai program tersebut sangat bermanfaat dan sesuai dengan potensi lokal masyarakat.

“Program yang dilaksanakan mahasiswa KKN ini sangat bagus dan bermanfaat bagi kami. Selama ini tidak pernah terpikirkan oleh kami bahwa air kelapa tua bisa diolah menjadi kecap. Inovasi ini sangat sesuai dengan kondisi kami yang rata-rata memiliki kebun kelapa. Selain rasanya enak dan cocok dipadukan dengan berbagai rempah alami, kecap ini juga dapat digunakan sebagai bumbu pelengkap berbagai jenis masakan,” ujarnya.

Tidak hanya sebatas sosialisasi, kegiatan juga dilanjutkan dengan praktik pembuatan kecap air kelapa secara langsung oleh mahasiswa KKN. Ibu-ibu kader beserta staf desa mulai tertarik dengan proses pembuatan kecap air kepala.

Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat dapat mengembangkan inovasi produk kecap air kelapa di Desa Anggaraksa. Selain membantu mengurangi limbah, inovasi ini juga menjadi salah satu wujud kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan berbasis potensi desa.

NTB

surel: fokusntb@gmail.com

Related Articles

Back to top button