Olahraga

UBBC Terapkan Program Latihan Terstruktur untuk Pembinaan Usia Dini di Kabupaten Sumbawa

Sumbawa Besar, Fokus NTB –
Sasana Tinju Uma Beringin Boxing Camp (UBBC) menerapkan program latihan terstruktur dalam pembinaan usia dini guna meningkatkan kualitas atlet tinju muda di Kabupaten Sumbawa.

Program latihan dirancang sesuai dengan usia dan kemampuan atlet. Materi yang diberikan meliputi penguasaan teknik dasar tinju, latihan fisik, serta pembentukan mental bertanding secara bertahap dan berkesinambungan.

Pelatih Uma Beringin Boxing Camp, A. Wahab, saat dikonfirmasi pada hari kamis (5/2) menjelaskan bahwa metode latihan yang diterapkan tidak hanya menekankan pada kekuatan, tetapi juga pada teknik dan kedisiplinan.

“Kami menyusun program latihan secara bertahap, mulai dari pengenalan teknik dasar seperti footwork, pukulan, dan pertahanan. Anak-anak juga diajarkan disiplin serta cara mengontrol emosi saat berlatih maupun bertanding,” ujar A. Wahab yang akrab disapa Om Ahong, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, setiap sesi latihan selalu diawali dengan pemanasan dan diakhiri dengan evaluasi sederhana agar atlet memahami perkembangan kemampuan mereka. Hal ini dilakukan untuk mencegah cedera sekaligus meningkatkan kualitas latihan.

Selain latihan fisik, pelatih juga memberikan pembinaan mental dengan menanamkan nilai sportivitas, rasa percaya diri, serta semangat pantang menyerah kepada para atlet muda.

Program ini mendapat respon positif dari para orang tua karena anak-anak dilatih dengan metode yang aman dan sesuai dengan tahap pertumbuhan mereka. Para atlet juga terlihat lebih terarah dalam mengikuti latihan dan menunjukkan perkembangan kemampuan dari waktu ke waktu.

Uma Beringin Boxing Camp berencana terus menyempurnakan metode latihan dengan mengikuti perkembangan ilmu kepelatihan serta menjalin komunikasi dengan pihak terkait guna meningkatkan kualitas pembinaan usia dini.

Dengan program latihan yang terstruktur dan metode pelatih yang tepat, Uma Beringin Boxing Camp optimistis mampu mencetak atlet tinju muda yang siap bersaing di berbagai kejuaraan tingkat daerah maupun nasional.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya bisa bertinju, tetapi juga memahami proses latihan yang benar agar mereka tumbuh menjadi atlet yang profesional dan berkarakter,” tutup A. Wahab

Related Articles

Back to top button