
Lombok Timur, Fokus NTB – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram menggelar kegiatan sosialisasi pembuatan pupuk organik cair (POC) dan pestisida alami berbahan dasar daun mimba pada Sabtu (17/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Segara, Desa Pringgabaya Utara, Lombok Timur, bertempat di rumah Kepala Dusun Segara.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh perangkat desa, para kepala dusun, petani, serta masyarakat setempat. Sosialisasi bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan limbah rumah tangga dan bahan alami sebagai alternatif pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Fadli, S.E., M.Si. dan Dr. I Gusti Ngurah Ariawan Assasandi, S.P., M.Si. Keduanya menyampaikan materi mengenai proses pembuatan pupuk organik cair dari sampah organik rumah tangga serta pembuatan pestisida alami dari daun mimba.
Fadli, S.E., M.Si., dalam pemaparannya menjelaskan bahwa pupuk organik cair dapat dibuat dari sisa sayuran dan buah-buahan rumah tangga yang difermentasi menggunakan campuran larutan molase atau gula merah yang dapat diganti juga dengan gula pasir jika dinilai sulit untuk mendapatkan molase yang di campur kedalam satu wadah dengan menambahkan EM4 atau mikroorganisme lokal (MOL). Daalm epmaparannya Fadli, S.E., M.Si., menyatakan bahwa, pupuk cair ini bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mengurangi volume sampah organik di lingkungan masyarakat.

Sementara itu, Dr. I Gusti Ngurah Ariawan Assasandi, S.P., M.Si., memaparkan pemanfaatan daun mimba sebagai pestisida alami untuk mengendalikan hama tanaman. Ia menyampaikan bahwa penggunaan pestisida nabati dari daun mimba dapat menjadi solusi alternatif guna mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida kimia serta menjaga keseimbangan ekosistem pertanian.
Mahasiswa KKN juga menjelaskan alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan pupuk organik cair, seperti ember atau jerigen tertutup, sampah organik rumah tangga, air bersih, gula merah, serta EM4 atau MOL. Pupuk cair yang dihasilkan kemudian diaplikasikan dengan cara dilarutkan terlebih dahulu sebelum disiramkan atau disemprotkan ke tanaman.

Selain itu, dijelaskan pula proses pembuatan pestisida alami dari daun mimba yang dilakukan dengan cara menghaluskan daun mimba, merendamnya dalam air, kemudian menyaring larutan hasil fermentasi sebelum digunakan dengan botol semprot pada tanaman yang terserang hama.
Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan serta diskusi yang muncul terkait permasalahan pertanian yang dihadapi di wilayah tersebut.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Mataram berharap masyarakat Desa Pringgabaya Utara dapat menerapkan praktik pertanian yang ramah lingkungan, memanfaatkan potensi sumber daya alam sekitar, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga secara berkelanjutan guna mengurangi sampah rumah tangga dengan memanfaatkannya secara maksimal.



