Orang Tua Bangga Anak Ikut Pembinaan Usia Dini UBBC di Kabupaten Sumbawa

Sumbawa, Fokus NTB –
Program pembinaan usia dini yang dijalankan Uma Beringin Boxing Camp (UBBC) banyak mendapat respon positif dari para orang tua atlet. Mereka mengaku bangga melihat perubahan sikap dan perkembangan anak-anak setelah mengikuti latihan tinju secara rutin di sasana tersebut.
Puluhan anak dan remaja mengikuti latihan yang digelar beberapa kali dalam sepekan. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada latihan fisik dan teknik dasar tinju, tetapi juga pembinaan mental, disiplin, dan sportivitas.
Menurut pelatih Uma Beringin Boxing Camp, Agus Rolian, saat di konfirmasi Rabu (4/2/2026) menjelaskan bahwa keterlibatan orang tua menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembinaan atlet usia dini.
“Kami selalu mengajak orang tua untuk mendukung anak-anaknya secara penuh. Pembinaan ini bukan hanya soal mencetak atlet, tetapi juga membentuk karakter anak agar lebih disiplin, percaya diri, dan memiliki sikap positif,” ujar Agus Rolian, Rabu (4/2/2026).
Salah satu orang tua atlet mengungkapkan bahwa sejak mengikuti latihan di Uma Beringin Boxing Camp, anaknya menjadi lebih teratur dalam mengatur waktu antara sekolah dan latihan. Selain itu, anak juga terlihat lebih bersemangat dan memiliki tujuan hidup yang jelas.
“Dulu anak saya sering bermain tanpa arah sepulang sekolah. Sekarang dia lebih fokus dan rajin latihan. Kami sebagai orang tua tentu merasa bangga,” ungkapnya.
Program pembinaan usia dini ini juga dinilai mampu menjadi wadah yang positif bagi anak-anak untuk menyalurkan energi dan minat olahraga. Para orang tua berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
Uma Beringin Boxing Camp menargetkan agar para atlet muda binaannya dapat mengikuti berbagai kejuaraan tingkat daerah hingga nasional. Dengan dukungan keluarga dan lingkungan sekitar, diharapkan pembinaan usia dini ini dapat berjalan secara berkelanjutan.
Agus Rolian berharap semakin banyak anak-anak di Kabupaten Sumbawa yang tertarik bergabung dalam kegiatan olahraga tinju sebagai sarana pembentukan karakter dan prestasi.
“Harapan kami, anak-anak ini tidak hanya menjadi atlet berprestasi, tetapi juga menjadi generasi muda yang membanggakan orang tua dan daerah,” tutup Agus Rolian.


