BisnisEdukasi

Optimalkan Potensi Lokal, Mahasiswa KKN-PMD Latih Warga Sapit Produksi Keripik Pisang

Lombok Timur, Fokus NTB – Desa Sapit merupakan salah satu desa yang memiliki potensi hasil pertanian melimpah, khususnya komoditas pisang. Potensi ini menjadi peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk olahan bernilai tambah guna meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Sejalan dengan upaya tersebut, suasana sore di Desa Sapit, Kecamatan Swela, tampak lebih produktif pada Rabu (07/01/2026). Warga desa bersama ibu-ibu PKK mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan keripik pisang yang digelar oleh tim Kuliah Kerja Nyata – Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN-PMD) Sapit 2 sebagai upaya meningkatkan nilai tambah produk lokal desa.

Kegiatan ini bertujuan memanfaatkan potensi pisang yang melimpah di Desa Sapit agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Selama ini, pisang umumnya hanya dijual dalam bentuk segar dengan harga relatif rendah. Melalui pengolahan menjadi keripik pisang, diharapkan warga desa, khususnya ibu-ibu PKK, mampu mengembangkan produk olahan bernilai jual lebih tinggi.

Pelatihan dikemas secara praktis dan aplikatif, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengirisan, teknik penggorengan yang tepat, hingga pengemasan produk secara sederhana namun menarik.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan warga dan ibu-ibu PKK dalam mengikuti setiap tahapan kegiatan serta berdiskusi mengenai peluang pemasaran keripik pisang sebagai produk unggulan Desa Sapit.

Ketua Tim KKN-PMD Sapit menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan pengolahan hasil pertanian, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi keluarga. “Kami berharap ibu-ibu PKK dan warga desa dapat mengembangkan usaha keripik pisang ini secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Desa Sapit di Kecamatan Swela diharapkan mampu mengoptimalkan potensi lokal dan membuka peluang usaha baru berbasis produk olahan desa.

Related Articles

Back to top button