
Lombok Timur, Fokus NTB – Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram melaksanakan Sosialisasi terkait pemanfaatan bunga marigold yang berjudul “Optimalisasi Bunga Marigold Sebagai Teh Herbal dalam Mendukung Ekonomi Kreatif Desa Rarang”. Kegiatan ini merupakan program kerja utama yang menjadi bentuk nyata pengabdian mahasiswa UNRAM kepada masyarakat melalui pemanfaatan bunga marigold untuk menambah nilai ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Rarang (26/01/2026) bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pemanfaatan bunga marigold sebagai produk teh herbal. Pada sosialisasi ini, mahasiswa UNRAM menggunakan bunga marigold sebagai salah satu komoditas Desa Rarang yang dimanfaatkan untuk membuat produk turunan guna meningkatkan pendapatan petani marigold berupa teh herbal. Mahasiswa KKN UNRAM menghadirkan narasumber langsung dari alumni Mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Mataram Angkatan 2019 yaitu Khairul Ikram S.P.
Acara diawali dengan sambutan dari Sekertaris Desa Bapak Lalu Yuli Hamdani. Beliau menyampaikan “Bunga ini belum diketahui bahwa dapat dimanfaatkan menjadi teh herbal dan menjadi produk olahan pertama yang memanfaatkan bunga marigold sebagai the”. Produk ini tecetus karena kurangnya pemanfaatan komoditas bunga marigold yang berda di Dusun Inen Selao yang sebelumnya para petani bunga disana hanya menjual bunga mentah untuk keperluan upacara keagamaan agama Hindu. Inovasi pengolahan bunga marigold menjadi teh herbal bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi tanaman lokal sekaligus mendorong kreativitas masyarakat di Desa Rarang. Pemilihan bunga marigold sebagai fokus program didasarkan pada potensi ketersediannya yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal.
Dalam penyampaian materi oleh Khairul Ikram S.P menjelaskan “Bahwa bunga marigold dapat diolah untuk menjadi teh serta bunga marigold ini dapat dijadikan pengusir hama alami”. Beliau menjelaksan bagaimana mengolah bunga marigold ini menjadi produk teh herbal yang dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat Desa Rarang dan bahkan dapat dikembangkan menjadi oleh-oleh khas daerah, selain itu, dari pemaparan materi yang dijelaskan bahwa bunga marigold yang sudah di olah menjadi produk teh mampu meningkatkan nilai jual. Pada sosialisasi ini mahasiswa KKN Unram berinovasi membuat produk teh herbal dari bunga marigold yang memiliki 4 varian rasa yaitu original, jahe, lemon dan mint.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk menggali lebih dalam mengenai bunga marigold yang dapat diolah menjadi teh. Peserta sosialisasi diperkenankan untuk mencicipi bagaimana rasa dari teh bunga marigold yang telah dibuat. Kegiatan ini dihadiri sekitar 15 peserta yang terdiri dari beberapa tokoh masyarakat yang ada di Dusun Inen Selao, seperti kepala dusun, ketua RT, Kader, serta perwakilan kelompok tani Desa Rarang. Kehadiran unsur kelembagaan desa kelompok tani tersebut menambah semangat serta memperkuat potensi keberlanjutan program teh bunga marigold di desa.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam menyukseskan sosialisasi terkait teh dari bunga marigold. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua KKN PMD Universitas Mataram Hendrawan melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara UNRAM dan masyarakat Desa Rarang terus terjalin dalam mendukung potensi yang ada di Desa Rarang itu sendiri. Diharapkan terobosan dan inovasi ini dapat dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat setelah KKN berakhir, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat terkhususnya di Desa Rarang.



