BisnisEdukasi

Akademisi Universitas Mataram Latih Warga Lombok Timur Mengolah Limbah Pertanian Menjadi Briket Bioenergi

Lombok Timur, Fokus NTB — Tim Pengabdian Masyarakat dari Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Mataram (Unram) yang terdiri dari Nurchayati, ST., MT., Yesung Allo Padang, S.T., M.Eng., Prof. Hendry Sakke Tira, S.T., M.T., Ph.D, Nurpatria, S.T., M.Eng. dan Mohammad Syaiful Islam  (mahasiswa), telah melaksanakan kegiatan pelatihan bertajuk “Pembuatan Briket Berbasis Limbah Pertanian dan Sampah Dedaunan Sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Desa Perian Montong Gading Lombok Timur ”.

Pelatihan ini merupakan wujud nyata dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek Pengabdian kepada Masyarakat, dimana sivitas akademika dituntut untuk berkontribusi langsung dalam memberikan solusi atas kebutuhan dan tantangan yang dihadapi masyarakat,

Kegiatan ini berlangsung di desa Perian, Lombok Timur (19/8/2026), dan diikuti oleh 37 peserta yang terdiri dari perwakilan dari 13 dusun yang ada di desa Perian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Perian dalam mengolah limbah pertanian dan sampah dedaunan menjadi briket bioenergi, serta mendorong terbentuknya pola pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kegiatan ini difokuskan untuk menghasilkan produk briket ramah lingkungan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif rumah tangga dan berpotensi dikembangkan sebagai produk ekonomi lokal.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pemaparan materi serta praktik langsung pembuatan briket arang dari limbah pertanian (sekam padi) dan pekarangan rumah (dedaunan, kulit asam). Respon yang diberikan peserta sangat positif; mereka aktif berdiskusi dan antusias dalam mencoba mencetak briket maupun menggunakan briket yang sudah jadi untuk membakar pisang dan BBQ an. Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka dalam mengikuti sesi demi sesi pelatihan.

Bapak Muhammad Jupri, S.AP., selaku Kepala Desa Perian dalam sambutannya mengungkapkan, “ Kami mengucapkan terima kasih dan menyambut baik pelatihan ini karena memberikan ilmu dan wawasan bagi warga  kami di Perian ini, semoga ini akan menambah kesadaran warga kami dalam mengelola sampah secara bijak, berkelanjutan dan dapat bernilai tambah secara ekonomi bagi warga”.

Ibu Sundusiah, salah seorang peserta mengatakan, “Pelatihan ini sangat luar biasa, karena ilmu yang kita dapat hari ini bisa diterapkan di tengah masyarakat kita, meski ada beberapa  tahapan yang harus dilewati dalam proses pembuatan briket ini”. Sambil memperhatikan proses pembakaran briket untuk BBQ, ibu Sundusiah menambahkan, “ Panas yang dihasilkan dari pembakaran briket bagus dan kematangan yang dibakar juga cukup bagus, harapan kami pertemuan ini bukan yang terakhir kalinya, ke depannya kami berharap ada pendampingan lanjutan agar ilmu yang didapat bisa terus diterapkan”.

Ibu Hultiawati, selaku Humas desa Perian mengungkapkan, “ Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami, dan akan kami soaialisasikan dalam pertemuan-pertemuan dengan ibu-ibu PKK , sehingga dapat menunjang program UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga )” .

Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya  dalam penyediaan energi bersih dan terjangkau melalui pemanfaatan bioenergi berbasis biomassa lokal (Goal 7) , serta Goal 12, yakni mendorong pola konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab melalui pengurangan volume sampah dan pemanfaatan limbah menjadi produk yang dapat dimanfaatkan.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Tim Pengabdian Jurusan Teknik Mesin Unram berharap agar terbentuk model pengelolaan sampah pertanian dan pekarangan rumah yang terintegrasi, bernilai tambah, dan berkelanjutan. yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara dunia pendidikan tinggi dan warga masyarakat desa dalam upaya bersama mengatasi penanganan sampah dan dapat mengubah sampah menjadi energi. (Penulis: Nurchayati, S.T., M.T.)

Related Articles

Back to top button