FIRS Gandeng Amman Mineral Gelar Leadership School, Bangun Kepemimpinan Remaja Sumbawa

SUMBAWA, FOKUS NTB — Forum Ilmiah Remaja Sumbawa (FIRS) menggandeng PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dalam penyelenggaraan FIRS Leadership School di SMK Islam Farmasi Sumbawa, Sabtu (17/10/2026). Mengusung tema “Membangun Remaja Sumbawa yang Berdaya, Berkarya, dan Berbudaya”, kegiatan ini menjadi upaya mendorong penguatan karakter, kapasitas kepemimpinan, serta kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.
Kolaborasi dengan Amman Mineral menjadi salah satu fokus utama kegiatan tersebut. Melalui H. Ahmad Salim, S.T., M.M., selaku Senior Manager External Relationship Amman Mineral, peserta mendapatkan pembelajaran mengenai potensi diri, masa depan, dan kepemimpinan yang berdampak.

Keterlibatan Amman Mineral dalam kegiatan ini mempertemukan perspektif dunia usaha dengan gerakan pengembangan kapasitas remaja yang diinisiasi FIRS. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas ruang pembelajaran bagi generasi muda agar mampu mengembangkan potensi, membangun karakter, serta mempersiapkan diri mengambil peran di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya H. Ahmad Salim, S.T., M.M., Senior Manager External Relationship Amman Mineral; Rachman Anshori, S.Sos., M.Se., Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa; Arnan Jurami, Ketua Bawaslu Kabupaten Sumbawa; serta Arie Afriliansyah, S.E., Lurah Kelurahan Pekat. Acara dibuka secara resmi oleh Camat Sumbawa, Ardiyansyah, S.AP.
Dalam sesi ketiga bertajuk “Potensi Diri, Masa Depan dan Kepemimpinan Berdampak”, Ahmad Salim mengangkat pentingnya pengembangan kapasitas diri dan kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.
Pembahasan tersebut menempatkan pengenalan potensi diri, pengembangan kemampuan, dan keberanian mengambil peran sebagai bagian penting dari proses membangun kepemimpinan. Remaja tidak hanya perlu mempersiapkan diri untuk meraih keberhasilan secara individu, tetapi juga mengembangkan kesadaran untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
Melalui sesi ini, peserta diajak melihat kepemimpinan sebagai proses pengembangan diri yang membutuhkan karakter, tanggung jawab, dan orientasi pada dampak. Perspektif tersebut relevan dengan upaya mempersiapkan generasi muda Sumbawa agar mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan pijakan nilai budaya lokal.
Kehadiran Senior Manager External Relationship Amman Mineral sebagai pemateri juga memperkuat dimensi kolaborasi antara dunia usaha dan organisasi kepemudaan dalam menghadirkan ruang pembelajaran bagi remaja.
FIRS Leadership School dikemas dalam tiga sesi utama yang membahas kepemimpinan melalui perspektif adat dan budaya, demokrasi, serta pengembangan potensi diri.
Sesi pertama mengangkat materi “Kepemimpinan Berbasis Nilai Adat dan Budaya Sumbawa”, disampaikan oleh Arie Afriliansyah, S.E., Lurah Kelurahan Pekat.
Materi ini membahas pentingnya nilai adat dan budaya sebagai landasan pembentukan karakter, etika, dan tanggung jawab seorang pemimpin. Generasi muda diharapkan mampu memahami identitas budaya daerah sekaligus menjadikannya pijakan dalam menghadapi perkembangan zaman.
Sesi kedua bertajuk “Kepemimpinan, Demokrasi dan Peran Generasi Muda”, disampaikan oleh Ardiansyah, S.AP. Sesi ini membahas peran remaja dalam kehidupan demokrasi, pentingnya partisipasi masyarakat, serta tanggung jawab generasi muda dalam membangun kehidupan sosial yang partisipatif.
Sementara itu, sesi ketiga menghadirkan H. Ahmad Salim, S.T., M.M., Senior Manager External Relationship Amman Mineral, dengan materi “Potensi Diri, Masa Depan dan Kepemimpinan Berdampak”.
Ketiga sesi tersebut dirancang untuk memperluas pemahaman peserta bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengarahkan orang lain, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, kesadaran demokratis, pengenalan potensi diri, dan kemampuan menghasilkan kontribusi nyata.
Sebagai Ketua Forum Ilmiah Remaja Sumbawa, Intan Nurcahya Ningsih memimpin FIRS dalam menghadirkan ruang pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan kapasitas generasi muda.
Penyelenggaraan FIRS Leadership School menjadi bagian dari upaya FIRS memperluas kesempatan remaja untuk belajar mengenai kepemimpinan, mengembangkan potensi diri, dan memahami tanggung jawab sosialnya.
Kolaborasi dengan Amman Mineral turut menjadi bagian dari penyelenggaraan program tersebut. Sinergi antara organisasi kepemudaan dan dunia usaha membuka ruang pertemuan antara gerakan anak muda dengan perspektif dan pengalaman dari sektor profesional.
Bagi FIRS, pengembangan kepemimpinan remaja perlu berjalan seiring dengan pembentukan karakter, kemampuan berpikir kritis, keberanian mengambil inisiatif, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial serta budaya.
Pengembangan kualitas generasi muda membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Organisasi kepemudaan berperan menghadirkan ruang partisipasi dan pembelajaran, sementara dukungan dari unsur pemerintahan serta dunia usaha dapat memperluas perspektif dan kesempatan pengembangan kapasitas.
Dalam konteks tersebut, kolaborasi FIRS dan Amman Mineral melalui FIRS Leadership School menempatkan kepemimpinan remaja sebagai salah satu aspek penting dalam mempersiapkan generasi penerus Sumbawa.
Tantangan generasi muda tidak hanya berkaitan dengan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, tetapi juga bagaimana mempertahankan identitas budaya, memahami kehidupan demokrasi, dan mengembangkan kemampuan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, FIRS mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya memiliki kapasitas untuk berkembang, tetapi juga keberanian untuk berkarya dan kesadaran untuk menjaga nilai-nilai budaya daerah.
Semangat tersebut terangkum dalam tema “Membangun Remaja Sumbawa yang Berdaya, Berkarya, dan Berbudaya” sebagai arah pembelajaran untuk menyiapkan generasi muda yang mampu mengambil peran dalam masa depan Kabupaten Sumbawa.

