Dukung Perencanaan Ruang Terbuka Publik, Tim Pengabdian Prodi Arsitektur Universitas Mataram Merancang Taman Lingkungan di Perumahan Kila Rengganis

Lombok Barat, Fokus NTB – Tim Pengabdian Program Studi Arsitektur Universitas Mataram berhasil menyusun rancangan konseptual taman lingkungan sebagai ruang terbuka publik di Perumahan Kila Rengganis, Desa Bajur, Kabupaten Lombok Barat. Rancangan tersebut dihasilkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan pada Sabtu (11/7/2026) sebagai upaya mendukung terciptanya ruang publik yang lebih representatif, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan warga.
Rancangan taman yang disusun mengedepankan konsep Community Green Living yang merupakan pendekatan perancangan taman lingkungan yang mengintegrasikan fungsi ekologis, sosial, dan rekreatif dalam satu ruang terbuka public yang nyaman, aman, dan berkelanjutan. Tidak hanya berfungsi sebagai ruang hijau, taman dirancang menjadi wadah interaksi sosial, rekreasi keluarga, aktivitas bermain anak, hingga ruang berkumpul bagi warga. Melalui pendekatan tersebut, keberadaan taman diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan permukiman sekaligus memperkuat hubungan sosial antarwarga.
Hasil perancangan berupa masterplan taman lingkungan menampilkan penataan ruang yang lebih terstruktur dengan pembagian zona aktivitas yang jelas. Konsep desain mengintegrasikan ruang hijau, jalur pedestrian yang nyaman, area bermain anak, ruang berkumpul, vegetasi peneduh, serta elemen lanskap yang mendukung fungsi ekologis kawasan. Rancangan tersebut juga mempertimbangkan kemudahan akses bagi seluruh kelompok usia sehingga taman dapat dimanfaatkan secara inklusif oleh masyarakat. Ketua Tim Pengabdian, Teti Handayani, S.T., M.A., menjelaskan bahwa penyusunan masterplan merupakan langkah awal yang penting dalam mewujudkan ruang terbuka publik yang berkualitas.
“Kami berharap hasil perancangan ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan taman lingkungan di Perumahan Kila Rengganis. Desain yang disusun bukan hanya mempertimbangkan aspek estetika, tetapi juga fungsi sosial dan lingkungan sehingga mampu menjadi ruang bersama yang aktif dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Apresiasi terhadap hasil perancangan juga disampaikan Ketua RT Perumahan Kila Rengganis, Saiful Rahman, S.Pd., M.M. Menurutnya, rancangan yang dihasilkan telah menggambarkan kebutuhan warga dan memberikan arah yang jelas bagi pengembangan ruang terbuka publik di lingkungan perumahan.
“Kami sangat senang dengan hasil rancangan taman ini. Desain yang disusun sudah mengakomodasi kebutuhan warga dan memberikan harapan baru bagi lingkungan kami. Kami berharap kegiatan ini menjadi awal terjalinnya kolaborasi dan kerja sama antara pihak developer dan warga sehingga rancangan ini dapat direalisasikan menjadi taman yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Saiful Rahman.

Melalui hasil perancangan tersebut, Tim Pengabdian Program Studi Arsitektur Universitas Mataram berharap masterplan taman dapat menjadi referensi bagi pihak developer, pemerintah desa, maupun masyarakat dalam mengembangkan ruang terbuka publik yang berkualitas. Kolaborasi yang terbangun selama proses penyusunan desain diharapkan menjadi fondasi untuk merealisasikan taman lingkungan yang tidak hanya memperindah kawasan permukiman, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang mendorong penerapan keilmuan arsitektur dalam memberikan solusi nyata terhadap kebutuhan penataan lingkungan permukiman melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis partisipasi masyarakat.
Tim Pengabdian: Noor Oktova Fajriyah, S.T., M.URP., Teti Handayani, ST., MA., Pascaghana Jayatri Putra, ST., MT, Prof. Jauhar Fajrin, S.T., M.Sc Eng., Ph.D., Muhammad Iqbal Raissilki, S.T., M.Sc., Iyong Manka Patibara, Putu Metta Nathaniela Savitri, Muhammad Dimas Alifiansyah Kurniawan.



